Transformasi Digital Visa Umroh Arab Saudi
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah terus mempermudah akses bagi jamaah umroh dari seluruh penjuru dunia melalui ekosistem digital. Kendati demikian, calon jamaah tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan resmi agar pengajuan visa berjalan lancar tanpa kendala keimigrasian.
1. Masa Berlaku Paspor Minimal 6 Bulan
Pastikan buku paspor Anda memiliki masa berlaku minimal 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal rencana kepulangan ke tanah air. Selain itu, pastikan susunan nama di paspor minimal terdiri dari 2 suku kata sesuai standar ICAO.
2. Rekam Biometrik Melalui Aplikasi "Saudi Visa Bio"
Saat ini, setiap calon jamaah diwajibkan melakukan perekaman biometrik mandiri (sidik jari dan pengenalan wajah) melalui aplikasi resmi smartphone Saudi Visa Bio sebelum visa elektronik (e-Visa) diterbitkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi.
3. Asuransi Kesehatan Komprehensif Berstandar Arab Saudi
Setiap visa umroh yang diterbitkan telah terintegrasi dengan polis asuransi kesehatan yang menanggung biaya darurat medis, rawat inap, dan penanganan darurat selama berada di wilayah Kerajaan Arab Saudi.
4. Memilih Travel Berizin Resmi PPIU Kemenag
Untuk menghindari penipuan atau kendala penerbitan visa, pastikan Anda mendaftar melalui penyelenggara resmi berizin PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh) seperti PT DMUKMIN Mandiri Tour & Travel yang memiliki rekam jejak legalitas terverifikasi.