Mengenal Rukun dan Wajib Umroh
Ibadah umroh merupakan perjalanan spiritual yang sangat dirindukan oleh setiap muslim di seluruh dunia. Agar ibadah umroh kita sah dan bernilai pahala berlipat ganda di hadapan Allah SWT, memahami setiap rukun dan wajib umroh adalah hal mutlak yang harus dipersiapkan sejak sebelum keberangkatan.
"Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah..." (QS. Al-Baqarah: 196)
1. Ihram dari Miqat Disertai Niat
Tahapan pertama ibadah umroh dimulai dari Miqat makani (batas tempat ihram) yang telah ditetapkan syariat, seperti Bir Ali (Dzulhulaifah) bagi jamaah yang berangkat dari Madinah, atau Qarnul Manazil (Yalamlam) bagi jamaah yang langsung mendarat di Jeddah.
- Membersihkan diri: mandi sunnah ihram, memotong kuku, dan merapikan rambut/kumis.
- Mengenakan pakaian ihram: dua lembar kain putih tanpa jahitan untuk laki-laki, dan pakaian syar'i menutup aurat bagi wanita.
- Membaca niat ihram: "Labbaika Allahumma 'Umratan" (Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk menunaikan umroh).
- Memperbanyak membaca bacaan talbiyah sepanjang perjalanan menuju Masjidil Haram.
2. Thawaf Mengelilingi Ka'bah 7 Kali Putaran
Setibanya di Masjidil Haram Mekkah, jamaah langsung menuju pelataran Ka'bah (Mataf) untuk melaksanakan Thawaf. Thawaf dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad sebanyak 7 kali putaran dengan posisi Ka'bah berada di sebelah kiri jamaah.
- Suci dari hadats kecil dan besar (berwudhu).
- Disunnahkan Idh-thiba' bagi laki-laki (membuka bahu kanan) selama thawaf.
- Melakukan lari-lari kecil (raml) pada tiga putaran pertama, lalu berjalan biasa pada empat putaran berikutnya.
- Berdoa di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad dengan doa: "Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina 'adzaban-nar".
3. Shalat Sunnah di Belakang Maqam Ibrahim
Setelah menyelesaikan 7 putaran thawaf, jamaah disunnahkan melaksanakan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim (atau di area manapun di dalam masjid jika padat), lalu meminum air zamzam dan membasuh kepala seraya berdoa memohon kesehatan dan ilmu yang bermanfaat.
4. Sa'i antara Bukit Shafa dan Marwah 7 Kali
Ibadah sa'i diawali dengan menaiki Bukit Shafa menghadap Ka'bah sambil bertakbir dan bertahmid. Perjalanan dari Shafa ke Marwah dihitung 1 putaran, dan dari Marwah ke Shafa dihitung putaran kedua, hingga genap 7 putaran yang berakhir di Bukit Marwah.
Bagi jamaah pria, disunnahkan berlari-lari kecil di antara dua pilar lampu hijau.
5. Tahallul (Mencukur atau Memendekkan Rambut)
Sebagai penutup rangkaian ibadah umroh, jamaah melakukan tahallul di Bukit Marwah. Bagi jamaah laki-laki lebih utama mencukur habis (gundul/halq) atau memendekkan rambut (taqshir), sedangkan bagi wanita cukup memotong ujung rambut sepanjang satu ruas jari. Dengan tahallul ini, seluruh larangan ihram kembali dihalalkan.